Sabtu, 19 Juli 2014
Jumat, 18 Juli 2014
Kamis, 17 Juli 2014
PLANNING KASUS TOKO HP, PULSA DAN AKSESORIS
Diskripsikan secara singkat kebutuhan sistem yang berhubungan dengan database.
CDM
PDM
PROCEDURE
FUNCTION
TRIGGER
Melakukan pencatatan atau pendataan pada setiap perubahan yang terjadi dalam Toko HP
Input : Kd_karyawan
Jika proses update terjadi pada table karyawan, maka kd_karyawan yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Jika proses update terjadi pada table HP, maka kd_barang yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Jika proses update terjadi pada table Aksesoris, maka kd_barang yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Jika proses update terjadi pada table Pulsa, maka kd_Pulsa yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Jika proses update terjadi pada table Pulsa, maka kd_service yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Menampilkan data yang dihapus pada table history
Input : Kd_karyawan
Jika terjadi proses penghapusan data karyawan, maka akan terupdate Kd_karyawan pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Input : Kd_Barang
Jika terjadi proses penghapusan data HP, maka akan terupdate Kd_barang pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Input : Kd_Barang
Jika terjadi proses penghapusan data aksesoris, maka akan terupdate Kd_barang pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Input : Kd_pulsa
Jika terjadi proses penghapusan data pulsa, maka akan terupdate Kd_pulsa pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Input : Kd_service
Jika terjadi proses penghapusan data service, maka akan terupdate Kd_service pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
PENJELASAN JOIN
Jelaskan jenis-jenis join
Di dalam database, ada kalanya kita membutuhkan data dari beberapa tabel yang saling berhubungan.
Untuk mendapatkan data dari beberapa tabel tersebut dapat digunakan perintah join pada perintah SQL.
Pada MySQL, perintah join ada beberapa macam yaitu :
A. Inner Join
B. Outer Join
C. Cross Join
D. Union Join
A. Inner Join
Inner join merupakan jenis join yang paling umum yang dapat digunakan pada semua database. Jenis ini dapat digunakan bila ingin merelasikan dua set data yang ada di tabel, letak relasinya setelah pada perintah ON pada join.
Bentuk baku perintah inner join :
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1> INNER JOIN <tabel2>
ON <key.tabel1> = <key.tabel2>
B. Outer Join
Outer join merupakan jenis join yang sedikit berbeda dengan inner join. Pada MySQL, bentuk perintah untuk menerapkan outer join ada 2 yaitu :
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1> LEFT JOIN <tabel2> ON
<key.tabel1> = <key.tabel2>
dan
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1> RIGHT JOIN <tabel2>
ON <key.tabel1> = <key.tabel2>
Left join digunakan dalam situasi ketika ingin mengembalikan semua elemen data set A, terlepas dari apakah nilai kunci ada dalam data set B.
Right join digunakan dalam situasi ketika ingin mengembalikan semua elemen data set B, terlepas dari
apakah nilai kunci ada dalam data set A.
Bila ingin menampilkan semua data yang ada di tabel sebelah kiri baik yang mempunyai pasangan
ataupun yang tidak mempunyai pasangan dengan data pada tabel di sebelah kanan, maka gunakan left
join. Sedangkan bila yang terjadi adalah kebalikannya, yaitu ingin menampilkan semua data yang ada
di sebelah kanan baik yang mempunyai pasangan ataupun yang tidak mempunyai pasangan dengan
data pada tabel di sebelah kiri, maka gunakan right join.
C. Cross Join
Cross join kadang kala disebut juga sebagai Cartesian Product. Bila menggunakan cross join, maka hasil dari cross join akan menciptakan hasil yang didasarkan pada semua kemungkinan kombinasi baris dalam kedua set data. Dengan demikian, jumlah baris yang dikembalikan adalah N ✕ M , dimana N adalah jumlah baris dalam kumpulan data A dan M jumlah baris dalam kumpulan data B. Jelas, jumlah
baris dalam cross join dapat menjadi sampah.
Bentuk perintah dari cross join adalah :
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1> CROSS JOIN <tabel2>
atau
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1>, <tabel2>
D. Union Join
Union didukung oleh MySQL mulai dari versi 4.0. Pemakaian union dapat menyederhanakan perintah
persyaratan OR yang bertingkat. Bila dalam sebuah query menghasilkan pemakaian perintah OR yang
lebih dari satu sehingga dapat membuat bingung, sebagai gantinya digunakan perintah UNION. Union dapat dikatakan sebagai perintah untuk menggabungkan hasil query sql yang fungsinya
sama
dengan perintah OR.
PLANNING JOIN
Menggunakan metode Inner Join
1. JOIN _SUPPLY
3. JOIN_BARANG_TOKO
Diperoleh dari menggabungkan table hp , accessoris, pulsa, dan toko hp
dikirim melalui jasa pengirim paket.
EERD - Mengupdate data pada Toko HP tentang jenis barang dan layanan service yang telah diinputkan
- Mengupdate data customer yang telah diinputkan
- Mengupdate data pemilik yang telah diinputkan
- Mengupdate data karyawan yang telah diinputkan
- Mengupdate data supplier yang telah diinputkan
- Menginputkan data Toko HP tentang jenis barang dan layanan service
- Menginputkan data customer baru
- Menginputkan data pemilik baru
- Menginputkan data karyawan baru
- Menginputkan data supplier baru
- Menghapus data Toko HP tentang jenis barang dan layanan service
- Menghapus data customer
- Menghapus data pemilik
- Menghapus data karyawan
- Menghapus data supplier
FUNCTION
- Melakukan pengecekan data dari Toko HP tentanng jenis barang dan layanan service
- Melakukan pengecekan data cutomer
- Melakukan pengecekan data pemilik
- Melakukan pengecekan data karyawan
- Melakukan pengecekan data supplier
TRIGGER
Melakukan pencatatan atau pendataan pada setiap perubahan yang terjadi dalam Toko HP
- Karyawan
Input : Kd_karyawan
Jika proses update terjadi pada table karyawan, maka kd_karyawan yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
- HP
Jika proses update terjadi pada table HP, maka kd_barang yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
- Aksesoris
Jika proses update terjadi pada table Aksesoris, maka kd_barang yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
- Pulsa
Jika proses update terjadi pada table Pulsa, maka kd_Pulsa yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
- Service
Jika proses update terjadi pada table Pulsa, maka kd_service yang telah diupdate akan terupdate.
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
Menampilkan data yang dihapus pada table history
- Karyawan
Input : Kd_karyawan
Jika terjadi proses penghapusan data karyawan, maka akan terupdate Kd_karyawan pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
- HP
Input : Kd_Barang
Jika terjadi proses penghapusan data HP, maka akan terupdate Kd_barang pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
- Aksesoris
Input : Kd_Barang
Jika terjadi proses penghapusan data aksesoris, maka akan terupdate Kd_barang pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
- Pulsa
Input : Kd_pulsa
Jika terjadi proses penghapusan data pulsa, maka akan terupdate Kd_pulsa pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
- Service
Input : Kd_service
Jika terjadi proses penghapusan data service, maka akan terupdate Kd_service pada table history
Output : di table history akan muncul keterangan data yang diupdate
PENJELASAN JOIN
Jelaskan jenis-jenis join
Di dalam database, ada kalanya kita membutuhkan data dari beberapa tabel yang saling berhubungan.
Untuk mendapatkan data dari beberapa tabel tersebut dapat digunakan perintah join pada perintah SQL.
Pada MySQL, perintah join ada beberapa macam yaitu :
A. Inner Join
B. Outer Join
C. Cross Join
D. Union Join
A. Inner Join
Inner join merupakan jenis join yang paling umum yang dapat digunakan pada semua database. Jenis ini dapat digunakan bila ingin merelasikan dua set data yang ada di tabel, letak relasinya setelah pada perintah ON pada join.
Bentuk baku perintah inner join :
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1> INNER JOIN <tabel2>
ON <key.tabel1> = <key.tabel2>
B. Outer Join
Outer join merupakan jenis join yang sedikit berbeda dengan inner join. Pada MySQL, bentuk perintah untuk menerapkan outer join ada 2 yaitu :
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1> LEFT JOIN <tabel2> ON
<key.tabel1> = <key.tabel2>
dan
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1> RIGHT JOIN <tabel2>
ON <key.tabel1> = <key.tabel2>
Left join digunakan dalam situasi ketika ingin mengembalikan semua elemen data set A, terlepas dari apakah nilai kunci ada dalam data set B.
Right join digunakan dalam situasi ketika ingin mengembalikan semua elemen data set B, terlepas dari
apakah nilai kunci ada dalam data set A.
Bila ingin menampilkan semua data yang ada di tabel sebelah kiri baik yang mempunyai pasangan
ataupun yang tidak mempunyai pasangan dengan data pada tabel di sebelah kanan, maka gunakan left
join. Sedangkan bila yang terjadi adalah kebalikannya, yaitu ingin menampilkan semua data yang ada
di sebelah kanan baik yang mempunyai pasangan ataupun yang tidak mempunyai pasangan dengan
data pada tabel di sebelah kiri, maka gunakan right join.
C. Cross Join
Cross join kadang kala disebut juga sebagai Cartesian Product. Bila menggunakan cross join, maka hasil dari cross join akan menciptakan hasil yang didasarkan pada semua kemungkinan kombinasi baris dalam kedua set data. Dengan demikian, jumlah baris yang dikembalikan adalah N ✕ M , dimana N adalah jumlah baris dalam kumpulan data A dan M jumlah baris dalam kumpulan data B. Jelas, jumlah
baris dalam cross join dapat menjadi sampah.
Bentuk perintah dari cross join adalah :
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1> CROSS JOIN <tabel2>
atau
SELECT <field1>,<field2>,<fieldn> FROM <tabel1>, <tabel2>
D. Union Join
Union didukung oleh MySQL mulai dari versi 4.0. Pemakaian union dapat menyederhanakan perintah
persyaratan OR yang bertingkat. Bila dalam sebuah query menghasilkan pemakaian perintah OR yang
lebih dari satu sehingga dapat membuat bingung, sebagai gantinya digunakan perintah UNION. Union dapat dikatakan sebagai perintah untuk menggabungkan hasil query sql yang fungsinya
sama
dengan perintah OR.
PLANNING JOIN
Menggunakan metode Inner Join
1. JOIN _SUPPLY
Field yang dijadikan acuan yang sama adalah kd_pemilik sebagai foreign key pada table
supplier
Hasil dari join_supply
Fungsi dan kebutuhan : sebagai bukti penyetokan barang
2. JOIN_KARYAWAN_TOKO
Diperoleh dari menggabungkan table karyawan dan table toko hp
Field yang dijadikan acuan yang sama adalah kd_toko sebagai foreign key pada table
karyawan.
Hasil join :
Fungsi dan kebutuhan untuk menampilkan data karyawan pada toko hp3. JOIN_BARANG_TOKO
Diperoleh dari menggabungkan table hp , accessoris, pulsa, dan toko hp
Field yang digunakan sebagai acuan yang sama adalah kd_toko sebagai foreign key pada
table hp,pulsa, accessoris, dan toko hp.
Hasil join:
Fungsi dan kebutuhan : untuk menampilkan data barang di toko
4. JOIN_SERVICE
Diperoleh dari menggabungkan table servis dan toko hp
Field yang digunakan sebagai acuan yang sama adalah kd_toko, sebagai foreign key pada table service
Fungsi dan kebutuhan untuk menampilkan data tentang hp yang disservice.
View yang digunakan
VIEW_SUPPLY untuk menampilkan JOIN_SUPPLY
VIEW_KARYAWAN untuk menampilkan JOIN_KARYAWAN_TOKO
VIEW_BARANG untuk menampilkan JOIN_BARANG_TOKO
VIEW_SERVICE untuk menampilkan JOIN_SERVICE
PLANNING BACKUP
Planning Backup SQL Server
Keterangan :
- 1. Tanggal 25/06/14 : Kami menggunakan Full Backup karena Full Backup merupakan jenis backup yang cocok digunakan dalam system kami dan bisa sering dibackup sesuai kebutuhan.
- 2. Tanggal 26/06/14 – 27/06/14 : Kami menggunakan Differential Backup karna metode ini digunakan setelah database yang berubah sejak terakhir kalinya dilakukan Full Backup. Karna setalah ada perubahan lagi setelah di Full Backup, Differential lah yang memBackup ulang.
Planning
Backup SQL Oracle
Langganan:
Postingan (Atom)

